Postingan

Rindu

Ada rindu yang ku pendam dalam diam didinginnya malam yang penuh kelam

Titik akhir

Aku ingin jadi egois. Dimengerti olehmu, Manjalani segalanya bersama sebagai tujuan bukan pilihan Andaikata aku berani bertanya, Kemana setiap kali kamu tertimpa masalah? Siapa orang yang selalu kau hubungi? Siapa orang yang kau bagi keluh kesahmu? Aku. Itu aku! Bolehkah aku bertanya, Kenapa harus aku? Kenapa?! Adalah aku tidak setegar itu, Pura-pura menasihati, Berkata seolah aku orang paling bijak, Padahal, aku menangis sendirian.. Menolak semesta yang selalu bercanda, Restu yang terbayang-bayang Selalu banyak andai yang dipikirkan Namun sekali lagi, semesta bermain-main dengan rasa manusia.. Mematahkan kembali harapan, Aku harus apa? Bersikap sok kuat kembali? Bersandiwara aku orang paling bahagia? Sungguh, Bolehkah aku istirahat sebentar? Hanya sebentar. Aku lelah semesta... Dari hiruk pikuk manusia dengan segala kepura-puraan.. Aku ingin berhenti.

Jejak Rindu

Di semenanjung rindu Isak tangisku bagai melodi Begitu menyayat hati Dalam bait imaji rindu, kusebut namamu Sendu hatiku menyeruak; sesak  Kehilanganmu membuatku menyesal Perihal rasa yang masih tersisa Tak berujung titik temu Kucari pelabuhan lain Namun tak ada yang sepertimu Kini langkahku begitu lusuh Kutelusuri pun tak beriuh Aku diam dan tenggelam Merindukanmu tak kunjung kembali Bersama kenangan yang tersisa Dengan sejuta cerita yang membekas Dan lautan rindu yang menantimu Talun , 3 Juni 2020